Saya tak bermaksud menceritakan DIA, sesuatu yang telah lewat.
Tapi ada beberapa hal janggal yang saya rasa.
Atau memang saya belum sepenuhnya melepas hingga segala sesuatunya dikait-kaitkan?
Termasuk memgaitkan DIA dengan dirinya?

Entahlah!
Ini benar-benar terjadi.

Pertama, 5 Mei lalu, saya baru tersadar.
Ternyata DIA dan dirinya sama-sama merayakan ulang tahun Ibunya!
Lewat instagramnya, DIA mengucapkan “selamat ulang tahun Mama, dari jauh ya”
Sedangkan dirinya, mengunggah foto kue ulang tahun di status WA dilengkapi dengan kepsyen, “selamat ulang tahun Ibuku, I Love You”.

Sebenarnya, itu hal biasa aja kan? Atau memang saya yang lebay mengaitkan masa lalu dan masa sekarang?

Kedua, tanggal 6 Juni besok, orang spesial DIA dan dirinya berulang tahun!
Lagi-lagi bersamaan! Juga dengan kakak kedua saya!
Oh,ada apalagi ini?

Haruskah saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk dirinya sekaligus mengingat DIA sedang melakukan hal serupa dengan orang spesialnya?

Oh, saya tidak berharap demikian!
Lain lagi, saya justru berharap bahwa ulang tahun kakak kedua saya dan dirinya yang bersamaan adalah sebuah pertanda.

Iya, pertanda bahwa mereka calon kakak dan adik ipar!
Heuheuheu.

Ketiga, DIA dan dirinya.
Ah, sudahlah!
Saya hanya ingin berhenti menyamakan persamaan yang mendadak menganggu ketenangan pikiran ini.

Barangkali, ini memang persamaan yang kebetulan.
Eh, atau kebetulan yang sama?

Advertisements