PicsArt_02-04-08.16.41.jpg
Sebentuk sore di Graha Sabha

Sudah. Seharusnya memang begini. Jangan takut. Aku…..

Iya, aku tau kamu tidak akan pergi.

Percayalah, ini cara terbaik untuk kita agar tetap saling menjaga.

Menjaga dari jarak jauh, jarak terjauh?

Huuh.

Aku pamit.

“Tunggu! Aku tidak tau bagaimana memaksa logikaku untuk tetap ada. Ketika denganmu, ia selalu saja hilang. Untukmu aku hanya punya rasa, sebab logika tak mau tau faktanya. Asal kamu tau, satu-satunya yang bisa aku lakukan hanyalah membunuh hati. Agar ia tak lagi berlari ke arahmu”

Maka, bawalah ia, hatimu,ke tempat yang semestinya. Segera. Aku pamit.

Tak perlu pamit, sebab ia hanya menunda kepergian.

Tidak, tidak untuk kali ini.

Menjelang Hilang,
di suatu sore di Yogyakarta.

Advertisements