[PROLOG]
Membiarkan jari-jari kaku karena lama tidak menulis adalah sebuah pilihan yang kurang cerdas, bagi saya.
Seperti saat ini, segala kata dalam kepala tak terutarakan, segala suara dalam jiwa tak jua terucapkan.
Segalanya menjadi kelu, kaku.
Maka, detik ini ijinkan saya memulai kata demi kata untuk kau baca.

Ini sebuah cerita dari suatu masa yang telah lewat.
Tapi setiap detik kisahnya pantas untuk saya bawa sampai waktu yang tak terbatas.

Akhir Mei, menuju pulang.

Sebongkah perasaan yang lama membeku akhirnya mencair juga, ku sebut ia “lega”.
Setelah beberapa bulan bertempur dengan adonan penelitian, akhirnya aku akan “didadar”!
Didadar tepat sesuai janji yang terlanjur kuumbar pada mereka, “semuanya akan selesai sebelum Juni”.

“Gimana? Lancar?”
“Banget! Udah kelar! Bentar lagi resmi disidang!”, jawabku(setengah pamer).
“Oh, bagus deh.”, katanya datar.
“Gitu?”, tanyaku terabaikan.

Ku pikir, kabar ini kabar baik untuk semua orang, termasuk dia.
Tapi apa? Hanya lagu-lagu dewa 19 yang merayakan kabar baik itu.

“Ah,aku mah apa atuh? Cuma tebu!”, katanya kemudian.
“Tebu?”,tak butuh lama bagiku untuk mencerna.
“Siapa bilang? Gak ada yang dibuang atau membuang. Gak ada yang ditinggalkan atau meninggalkan!”, kataku mulai menyalakan genderang perang.
“Aku mah apa atuh! Liat aja abis semua selesai, sudah sarjana, yo waton njranthal karo liane. Aku mah, dadah goodbye! Aku kan tebu, legine ilang yo dilepeh!”
“Lha kamu pikir aku yo nggak? Liat aja nanti ketika kamu mendapatkan “harga dirimu” lagi, aku mah……….”, Sampai disitu, aku kehilangan selera untuk menggugat.

Dan seperti perbincangan-perbincangan yang lain, segalanya berujung dengan perdebatan tanpa kesimpulan.

Kebodohan untuk membicarakan tentang siapa yang akan lebih dulu pergi kita hindari.
Hingga tiba di suatu waktu.

Agustus, di penghujung sisa waktu.

screenshot_2016-09-08-21-35-39

“Hey, aku pernah menceritakanmu padanya. Banyak tanya yang aku ajukan, yang justru dia jawab juga dengan tanya.”
“Jawabmu apa?”
“Aku tidak ingin membahas jawaban, tapi menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.”
“Hmmm…”, jawabnya tak tertarik.
“Cek poin nomer 3. Sedih ya liatnya? Tapi aku gak setuju.”
“Kenapa gak setuju?”
“CMIW, bagiku tidak ada orang yang benar-benar ingin memanfaatkan kita. Kalaupun iya, semuanya beralasan bukan? Ada alasan kenapa pada akhirnya kita yang dipilih untuk dimanfaatkan. Mungkin saja, bagi mereka we are the one and only man yang bisa diandalkan. Cuma kita yang bisa tau, ngerti, dan memahaminya.Yang bisa KLOP sama kebutuhan kita.”
“Logikanya, kalau kita manfaatin orang tapi gak sesuai sama yang kita butuhin malah berabe toh?! Banyak lho konsep butuh itu! Gak cuma materi, tapi ide, gagasan, hati, pengertian, pemahaman, dan yang lain-lain! Lagian, butuh keahlian tertentu untuk memanfaatkan orang tauk!”
“Pyuh, Itu mah, namanya gak mau mengakui! Tebu teteplah tebu.”, jawabnya ketus.
Dan lagi-lagi, aku kehilangan selera untuk berdebat.

September, menuju selesai.
Atas segala perdebatan yang pernah terjadi, aku mengirimkan pesan unutuknya.
Sebelum waktu kita benar-benar hilang.

“Hey you,

tidak ada orang yang akan benar-benar menjadi tebu seperti yang kamu bilang.
Kalaupun ada, aku yakin itu tebu yang baik.
Tebu yang ku maksud adalah “antebing kalbu”.
Sesuatu yang pernah mengisi ruang dihatinya, yang pernah menguatkan ketika lemah.
Paham?

Dan lagi, kalau kamu masih ingat, bagiku kamu tidak ada di keempat poin itu.
Kamu datang tidak untuk mengetes aku. Tidak juga untuk mengajari aku, apalagi memanfaatkan aku, terlebih membawaku kedalam bagian terbaik darimu. Kamu tidak termasuk diantaranya.

Yang ku tau, Tuhan mendatangkanmu untuk satu tujuan: Untuk menyemangati dan menguatkan satu sama lain.
THANKS FOR BEING MY BEST SUPPORTER I’VE EVER HAD.

Paham?
Aku percaya kamu paham.

meet-people-quotes-we-dont-meet-people-by-accident-they-are-meant-to-cross-our-path-for-a-reason-1
Sumber: Google Image

mejakantor, mencobauntukmenyelesaikan.

Epilog:
Untuk panggilan-panggilan dan pesan-pesan yang beberapa hari ini kuabaikan, semoga kamu tau kemana harus mencari. Aku menjawabnya disini. Satu persatu akan ku jawab semua, DI SINI.

Advertisements