IMG_7906
I called it “The Unlimited Stars Hotel” šŸ˜€

Hai-hai, berhubung hari ini adalah puncak minggu tenang, aku mau berbagi cerita tentang perjalananku kali ini. Sudah lihat foto diatas kan? Ada yang tahu itu dimana? Hayo, coba tebak!

Hari Sabtu kemarin, aku memutuskan untuk naik ke gunung setelah turun ke pantai di hari Kamis. Bukan gunung juga sih sebenernya. Hmmm, bisa disebut kaki gunung kali šŸ˜€ . Ya, akuĀ campingĀ ke Embung Nglanggeran, di kaki gunung Api Purba. Siapa sih yang gak ngerti sama tempat yang sudah terlampauĀ hitzĀ ini? Di instagram banyaK bertebaran foto-foto Embung Nglanggeran di Gunung di Kidul.

Sekitar pukul 14:00 aku berangkat dari kosku yang berada di sekitar UGM. Aku tidak langsung menuju ke Embung Nglanggeran, tetapi singgah sebentar keĀ Air Terjun Kedung Kandang (klik aja kalau penasaran). Dari pukul 15:00-16:30 aku menikmati air terjun itu yang ternyata mengasyikkan. Puas menikmati air terjun, aku menuju ke Embung Nglanggeran karena ingin meikmati senja di sana (mumpung samaĀ partnerkuĀ nih, kan romantis :p).

Sekitar pukul 17:15 aku tiba di Embung Nglanggeran. Ramai sekali di sana. Aku lihat ada perubahan pengunjung ketika awal tempat wisata ini dibuka dengan yang sekarang. Dulu, ketika tempat ini baru saja dibuka, pengunjungnya rata-rata adalah anak muda. Biasalah,Ā jeprat-jepretĀ buat dipamerin ke instagram. Nah, sore kemarin, pengunjungnya gak cuma anak muda, melainkan keluarga juga. Mulai dari sepasang suami-istri, suami-istri-anak, hingga keluarga besar lengkap yang terdiri dari kakek-nenek, ayah-ibu, anak, cucu, hingga cicit (mungkin). Terbayang kan gimana ramenya sore itu?

Usut punya usut, ternyata wisatawan keluarga tersebut tertarik datang ke Embung Nglanggeran bukan tanpa sebab. Pasalnya, Embung Nglanggeran ini adalah salah satu jenisĀ agrowisata,Ā dimana embung tersebut bedampingan dengan kebun buah. IAgrowisata memang salah satu daya tarik bagi wisatawan keluarga. Namun, predikatĀ agrowisataĀ tersebut hanyalah predikat tanpa fakta. Di sekitar area embung memang tidak ada tanda-tanda keberadaan buah. Hal inilah yang menyebabkan wisatawan keluarga tersebut kecewa. Hiks, ikut sedih jadinya šŸ˜¦ semoga buahnya cepat berbuah dan pantas disebut sebagai kebun buah ya, amin :). Cerita tersebut aku dapatkan ketika aku berbincang dengan salah satu pedagang di embung.

DSC_0010
Tuh, tulisannya sih SelamatDatang di Kebun Buah Nglanggeran. Tapi, buahnya gak tau kemana.

Sambil memperhatikan keramaian, aku menikmati senja yang cantik sekali sore itu. Cuaca lagi cerah-cerahnya memang. Oiya. aku sambil makan ojek (cilot) yang aku beli di parkiran. Ah, ternyata senja dan ojek bukanlah perpaduan yag buruk. Sekali-dua kali aku meomotret senja di Embung biar aku bisa bagikan ke kalian. Aseekkk… Semakin senja membayang, angin semakin bersepoi kencang. Bbbrrrr….. Pakai jaket dulu lah biar gak pilek.

IMG_7887
Orang di foto itu adalah bapak penjaga toilet di Embung.

Setelah senja benar-benar tak lagi tampak, langit mulai gelap. Aku danĀ partnerkuĀ memutuskan untuk mendirikan tenda diĀ Camping Ground.Ā LokasiĀ camping groundĀ berada persis di atas embung. Aku pikir, sudah banyak orang tahu tentang keberadaan Embung Nglanggeran ini, tapi hanya sedikit yang tahu kalau Embung Nglenggeran bisa untukĀ camping.Ā Hal ini aku dapati di instagram. Ketika salah satu akun populer mengunggah foto Embung di malam hari, banyak komentar yang kurang lebih seperti ini, “di sini bisa camping gak sih?”.Ā Kemudian, ketika aku bercerita pada teman-temanku tentang rencankuĀ campingĀ di Embung, mereka menanyakan hal yang sama,Ā “emange oleh po camp ning kono?”.Ā Karena masih banyak yang belum tahu, makanya aku berbagi.

Bisa kok, bisa bangetĀ campingĀ di sini! TarifĀ campingĀ di Embung memang sedikit lebih mahal sih. Rp20.000,00/orang. TapiĀ worth itĀ kok! Fasilitasnya lengkap, mulai dari parkir yang aman, toilet yang bersih (freeĀ kalau kamuĀ camping),Ā warung yang buka hingga larut malam (kadang ada juga yang 24 jam), penerangan yang lebih dari cukup (banyak lampu terpasang di sini), dan tentunya pemandangan yangĀ super duperĀ cantik, ih waw! Memang sih, para campersĀ di sini belum terlalu ramai, tapi tidak sepi-sepi amat juga. Beberapa anak muda-mudaĀ bakar-bakaranĀ hingga larut malam.

Oiya, udara Embung di malam hari cukup dingin. Jangan lupa bawa matras atau SB biar gak kedinginan. Bawa perbekalan secukupnya arena jarak antara warung yang buka hingga malam (dan 24 jam) lumayan jauh, terlebihĀ trackingnya menanjak. Kebayang kan kalau pas laper tapi mager? Di sini diperbolehkan membuat api unggun. Kamu bisa bawa kayu bakar sendiri, atau membeli (dengan syarat memesan kepada bapak-bapak di sana ketika sore harinya).

IMG_7912
Api unggun miniku sudah menyala šŸ˜€

LetakĀ camping groundĀ Embung Nglanggeran ini cukup strategis kok. Ketika malam hari, di sebelah barat disuguhkan pemandangan lampu kota jogja yang berkerap-kerlip. Di sebelah barat daya, pemandangan Embung Nglanggeran yang eksotis dengan lampu-lampu kecilnya. Di barat laut, terkadang terlihat sorot senter dari puncak gunung Api Purba. Tampaknya gunung itu ramai di kalaĀ weekend.Ā Belum lagi kerlip bintang yang bertaburan di langit ketika cuaca cerah.

Pagi harinya, kabut tebal menyelimuti wilayah hutan dan perkampungan yang berada di sebelah selatan. Manis dan menyejukkan! (Sayang, fotonya dikameraĀ partner).Ā Kalau terbangun lebih awal, semburat matahari terbit akan terlihat meskipun tidak sepenuhnya. Matahari terbit tidak bisa dinikmati dariĀ camping groundĀ karena tertutup gunung Api Purba.

IMG_7932
Welcome to camping ground! Selamat mencumbui alam Nglanggeran!
IMG_7930
Pemandangan di sebelah barat laut, Gunung Api Purba

IMG_7937
Pemandangan sebelah barat daya, maju sedikit akan terlihat embung

Kebersihan di Embung Nglanggeran ini sangat dijaga loh! Ā Tempat sampah tersedia dalam jumlah yang cukup banyak, hampir di setiap titik pemberhentian.Ā So,Ā jangan sampai kemasi sampah-sampahmu ya, buanglah pada tempatnya, sekecil apapun itu. Sekian dulu cerita perjalananku. Setelah ini, aku masih harus mempersiapkan diri untuk menghadapi perjalananku esok hari, yaitu UAS MATA KULIAH FILSAFAT KOMUNIKASI. Huakakak šŸ˜€ See you, jangan lupa jalan-jalan!

Advertisements