Setelah merayu dia akhirnya berhasil juga membuatnya menulis. Aku bilang, terserah deh, apapun, hhmmm, tulisan aja soal COC. Awalnya dia ragu, tapi PD juga pada akhirnya. Ku pikir-pikir, gak ada salahnya memberi sedikit nuansa berbeda pada blogku. Biar orang-orang gak bosen menyambangi blog ini dan menikmati tulisan yang barangkali bernada sama-sama. Tulisan ini rada-rada berbau advertorial sebenarnya, hehehe. Advertorial yang mengandung pengetahuan dan kemanfaatan, kalau kataku 😀

bbm
BBM menjadi garda terdeoan

Siang tadi matahari sudah diatas kepala, tiba-tiba ada BBM. “Sebelum jam 3 bisa?”, tanya cewek itu. Waduh, aku janji mau nulis. Ini bukan deadline di surat kabar bro, tapi deadline sama pemilik blog ini. Huft sajalah.. “Oke oke”, jawab aku ke dia.

Sepertinya asyik juga aku jadi tamu di blog lain. Corat-coret mengotori blog orang.. haha 😀 Tapi bingung juga mau nulis apa. Harap dimaklumi yaa kalo tulisanku geje kayak gini. Insyaallah bermanfaat kok, walaupun sebenarnya seller itu omongan gak bisa dipercaya, sering berujung selling produk. Haha 😀 Tapi kali ini enggak. Aku mau cerita aja pake hati 🙂

Namaku Dicko Purnomo, umur 26 tahun. Berhubung kesibukanku tiap hari itu sebagai seller yg melayani pembeli gems clash of clans di www.clashofclansid.com, jadi disini aku mau berbagi sedikit pengalaman seputar topik ‘bermain sambil bekerja’. Emang bisa maen game & dapat duit? Makanya budayakan membaca sampai kelar & jangan di close dulu :p Tapi bukan secara teknis ya, ambil hikmahnya aja. “Dari mereka lah terdapat kisah-kisah yang bermanfaat buatmu”, Quote by Dicko 😀

coc
Base COC milikku

Awalnya, 1 tahun yang lalu aku mulai bermain game Clash of Clans. Cuma asyik main aja, pagi siang malem tanpa henti. Selalu curi-curi waktu kapanpun dan dimanapun COC (clash of clans) ku harus ON terus pokoknya. Biar naik level lebih cepat dan enggak tertinggal sama punya temanku. Bayangin aja, dikit-dikit pegang HP terus. Asyik lah pokoknya, tapi ada sakitnya juga sih. Sakitnya tuh ya dibatre. Hp ku jadi lowbat, kampreet.

profil
Profil Pasukan COC milikku

Setelah enam bulan bermain, saat itu aku butuh uang lebih. Kebutuhan semakin banyak, pengen ini itu. Biasalah masalah sosial. Disisi lain, penghasilanku dari jualan produk herbal saat itu juga masih gak menentu. Akhirnya aku putar otak, darimana aku bisa dapat penghasilan lebih? Yeah, akhirnya ketemu (saat ngopi). Kenapa gak jualan GEMS COC aja? Gems adalah sebuah item item tertinggi dalam permainan COC. Jika kita punya GEMS banyak, apapun bisa dibeli. Wih, ngeri bro. Kalau game lain biasanya menggunakan nama diamonds. Sebenarnya sama saja sih. Nah, untuk mendapatkan gems di COC, pemain harus membelinya menggunakan CreditCard. Mulai dari sini lah sebenarnya “keringatku” keluar. Aku jadi sering googling, baca sana-sini, coba ini itu, sampai menemukan cara terbaik dan mempersiapkan semuanya sampai benar-benar yakin dan siap 100% membuka jasa pembelian gems tanpa CreditCard. Mulai dari bank, blog, SEO (Search Enggine Optimization), dll. Pasar online harus aku kuasai. Singkat cerita, setelah 2 bulan lamanya akhirnya berhasil, walaupun enggak banyak pembeli memang, tapi target pasarku tepat sasaran, yakni kelas menengah ke atas. Sampai saat ini Alhamdulillah game ini bisa menjadi kerjaan harian yg cukup. Setidaknya untuk kebutuhan aku sendiri dulu. Jangan tanya nominal ya, itu saru 🙂

ss
Aku tergabung di Clan COC INDO LIGHT

Saya buktikan kalau jaman ini sudah berubah. Uang bisa datang darimana aja, banyak sekali kisah-kisah sukses orang indonesia yang bisa menciptakan pekerjaan sendiri. Bahkan diri sendiri pun tidak sadar kalau sedang bekerja mencari uang. Di tahun 2015 ini “hobi apapun bisa diuangkan”, selama beberapa point ini terpenuhi:

  1. Pola Pikir yang benar

Benar dalam 2 hal, Dunia dan Akhirat. Keduanya harus terus berada dijalan yang benar. Perbanyak membaca dan mencoba dan jangan mudah tergiur kesempatan-kesempatan tidak benar saat kita menjalankannya. Sekali saja langkahmu tidak benar, aku yakin seribu langkah selanjutnya juga tidak akan benar.

  1. Kecerdasan Emosi yang baik

Hal yang terpenting adalah meyakinkan orang lain disekitar kita bahwa kerjaan unik ini merupakan pekerjaan yang baik. Jangan takut, meskipun kerjaan kamu itu langka. Mungkin di kota hanya kamu sendiri yang melakukan kerjaan ini, its okay.. itu gak masalah bro. Masalah paling besar biasanya datang dari orang tua kita dengan pemikiran yang (maaf) masih kolot. Wajar dan normal kok, semua orang mengalaminya. Tapi, komunikasi kita yang susah karena beda generasi ini bisa teratasi dengan kederdasan emosi kita. Jadi, ambil hati orang tua dan yakinkan, nanti ortu akan bersedia merubah pola pikir menjadi sejalan dengan kita dan selalu mendukung kerjaan ini.

  1. Update informasi berkala

Lagi-lagi kita harus rutin perbanyak membaca, nonton video dan memantau semua hal baru yang berkaitan dengan kerjaan kita. Meskipun hobi, tapi harus selalu update informasi dan mempunyai prinsip “Penjual itu harus 10x lipat lebih tau dan cepat dari pembelinya”. Karena kita sekarang telah mempunyai 2 “istri”, hobi dan kerja. Bukan hanya hobi saja. Jangan sampai loading dan cuma bengong gak faham info terbaru.

  1. Perbanyak Sedekah

Sejenius apapun diri kamu, tanpa sedekah tidaklah berarti apa-apa. jauhkanlan sikap pelit, kikir dan sejenisnya yang hanya akan memperburuk kita. Semakin banyak yang kita hasilkan, semakin banyak pula sedekah yang harus kita bagikan kepada sesama. Sedekah bisa kepada siapa saja selama kondisi itu bijak. Sebenarnya sistem ajaib ini milik Umat Islam, tapi anehnya umat lain juga melakukannya. Apa ada orang-orang terkaya di dunia yang tidak sedekah? Malah saya belum pernah tau kalau ada orang kaya yang pelit.

Hmm.. panjang juga ya, malah seperti menggurui aja nih.. hehe Maap maap. Aku cuma bisa cerita seperti ini. Lain kali kita lanjut lebih banyak lagi yaa. Jangan lupa tinggalkan jejak perkenalan kita pada komentar dibawah ini. Thanks dedek Dian, thanks all 🙂

Thanks juga agan Dicko buat tips luar biasanya ini.. Semoga setiap langkah yang diambil diberkahi dan jadi enterpreneur sukses!

_30 Mei 2105_

Advertisements