image
Seribu pintu yang sering dikenal sebagai lawang sewu, Semarang.

berhentilah menyesali satu pintumu yang telah tertutup.belajarlah berdamai, sebab berpuluh pintu yang lain masih terbuka lebar.

Siang ini, ditengah kesibukan, iseng bukain postingan instgramku yang sudah lama. Lalu mataku tertuju pada foto ini. Ku buka dan ku baca captionnya.

Iya, memang benar. Banyak manusia yang terseok-seok menjalani masa sekarang dan masa depan hanya karena terlalu mencintai masa lalu.

Ketakutan,
Kesedihan,
Kehilangan,
menjadi rentetan senjata untuk tidak bernjak.

Banyak laki-laki dan perempuan sampai usia tua tak mau menikah, karena mereka pernah terkhianati akan manisnya janji-janji pernikahan.

Banyak pasangan gagal pada penikahan ke duanya, karena terbayang-bayang kesalahan pada pernikahan pertama.

Banyak manusia saling membenci, karena terselimuti dendam amarah tanpa jeda.
Dan masih ada…Beribu banyak lainnya.

Tak ada salahnya untuk menjadi sedikit lebih bijaksana.
Sebab masa sekarang dan masa depan ada karena masa lalu.Berterimakasihlah, berpeluklah,bersambutlah kepada setiap masa lalu.
Ia-masa lalu- ada selamanya akan tetap ada. Hadapilah, biarkan ia pernah menjadi bagian hiup kita. Toh, selama satu menit masih setara dengan 60 dentangan jarum jam, hidup akan terus berjalan.

-29 Mei 2015-

Advertisements